Bekali Guru Pembelajaran Abad 21

0 0
Read Time:1 Minute, 13 Second
Ket foto: Dwi Nurani (kiri), Analis Pelaksana Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), memberikan masukan kepada peserta simulasi praktik mengajar di ruang kelas diklat LPMP Provinsi Jambi, Jum’at, (23/11).

Jambi – Ratusan guru SD/MI dan SMP/MTs di Kota Jambi antusias mengikuti pelatihan pembelajaran aktif di ruang diklat LPMP Provinsi Jambi, Jum’at (23/11). Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan kerja sama antara Tanoto Foundation dengan Universitas Jambi dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin terkait praktik baik dalam pembelajaran.

Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh Dwi Nurani, Analis Pelaksana Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan.

“Kesan yang saya dapatkan dari pelatihan ini semua guru yang diundang terlibat aktif dalam kegiatan pelatihan,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini sudah melakukan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, ”Ada hal yang saya temukan disini, yaitu pada saat peserta melakukan simulasi mengajar, mereka sudah melakukan pendekatan student center yang mengutamakan keaktifan siswa,” tambahnya.

Pembelajaran yang melakukan pendekatan student center, kata dia, merupakan bagian penting dari pembelajaran abad 21, ”Kemampuan berfikir kritis, pembelajaran yang membuka ruang kepada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya, berkomunikasi antara ke dua belah pihak dan pembelajaran secara berkelompok untuk melatih siswa berkolaborasi dan kerja sama, semua itu ciri pembelajaran abad 21,” katanya.

Di akhir kegiatan, dirinya berpesan agar peserta pelatihan tidak ditinggalkan sendirian setelah selesainya kegiatan, ”Harus ada pendampingan setelah pelatihan ini,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

lpmpjambi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pustakawan Sekolah Penggerak Minat Baca

Sen Des 3 , 2018
Jakarta – Mengutip data Kemdibud tahun 2018, sebanyak 36,22 persen sekolah dasar di Indonesia masih belum memiliki perpustakaan. Ketiadaan perpustakaan sekolah itu, juga pernah terjadi selama 14 tahun di SDN 173/V Tanjung Benanak yang berada di perkampungan transmigrasi SP3 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Sejak berdiri tahun 1996 sampai […]
ISSN