Geliat Literasi di Tanjung Jabung Barat

keterangan foto: siswa siswi SDN 005/V Kuala Tungkal membaca buku bacaan di pojok baca di kelas IV, Selasa, (12/2/2019)
Foto: siswa siswi SDN 005/V Kuala Tungkal membaca buku bacaan di pojok baca di kelas IV, Selasa, (12/2/2019)

Tanjab Barat – Setelah mendapatkan pelatihan dari Tanoto Foundation tentang budaya baca, geliat literasi dan budaya baca di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah menampakkan hasilnya. Beberapa sekolah sudah mulai aktif menggerakkan program literasi di sekolahnya.

Salah satu sekolah tersebut adalah SDN 005/V Kuala Tungkal Provinsi Jambi. Program tersebut bernama pojok literasi di kelas IV.

Syahril, wali kelas IV SDN 005/V tampak senang ketika usulan program pojok literasinya disambut positif oleh paguyuban wali murid kelas IV.

”Orang tua selaku wali murid kelas IV mendukung penuh program pojok literasi ini,” tukas Syahril yang juga ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kuala Tungkal ini, Selasa, (12/2/2019).

Syahril mengaku awalnya agak ragu untuk menyampaikan usulan pojok literasi ini kepada orang tua siswa, takut tidak diterima usulannya.

Namun setelah menyampaikan melalui musyawarah paguyuban orang tua siswa kelas IV, akhirnya mereka menyetujui usulan Syahril.

”Lega rasanya,” ungkap Syahril penuh syukur.

Kini, setelah pojok literasinya sudah ada, para siswanya sudah memanfaatkan keberadaan pojok literasi untuk membaca buku, kegiatan membaca 15 menit di awal belajar juga sudah dilaksanakan. Bahkan di saat jam istirahat, ada anak-anak yang masih membaca buku.

Syahril mengaku melakukan ini setelah mendapatkan inspirasi dari pelatihan yang digelar program PINTAR Tanoto Foundation.

”Hal yang paling berkesan bagi saya adalah ketika materi unit budaya baca, itu sangat menginspirasi sekali,” ujarnya.

Ke depan, Syahril akan mengajak wali kelas lainnya untuk melakukan hal yang sama yaitu mengadakan pojok literasi.
Bahkan pihaknya ingin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Tanjab Barat juga mendiseminasikan program PINTAR, salah satunya adalah budaya baca.

Training Specialist Tanoto Foundation Provinsi Jambi, Fitria Hima Mahligai mengaku keberadaan pojok baca di kelas ini bisa menjadi solusi alternatif dalam menjalankan program literasi.

”Praktik baik ini bermula dari hal kecil bisa menjadi besar, seperti pojok baca di SDN 005/V Kuala Tungkal ini bisa membawa dampak positif bagi perkembangan literasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab bisa mencontoh keberadaan pojok baca ini agar disebarluaskan ke sekolah lainnya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *