Puluhan Guru Provinsi Jambi Terima Sertifikat Pendidik

Kepala LPMP Jambi bersama Para Pendidik Penerima Sertifikat Pendidik (Rabu. 27 Maret 2019). Foto By Noval

lpmpjambi.id, KOTA JAMBI- Kepala LPMP Jambi, Abdul Kamil Marisi menyerahkan Sertifikat Pendidik Guru kepada 42 Guru tingkat SMP, SMA, dan SMK di Provinsi Jambi setelah guru tersebut mengikuti tahapan proses sertifikasi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penyerahan Sertifikat Pendidik kepada Guru dilaksakan di LPMP Jambi pada saat apel pagi (Rabu, 27 Maret 2019) dan dihadiri oleh karyawan LPMP Jambi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa “Pemberian sertifikat pendidik disebut sertifikasi, (namun) kita pada umumnya sering menyebut dengan tunjangan sertifikasi padahal yang benar adalah tunjangan profesionalisme guru. Pendidik akan mendapatkan tunjangan profesionalisme pendidik apabila jumlah jam pengabdiannya mencukupi yaitu 24 jam dalam seminggu”.

Abdul Kamil juga menjelaskan jumlah guru yang banyak dengan jumlah mata pelajaran yang terbatas mengakibatkan beberapa guru tidak sampai 24 jam mengajar dalam seminggu. Rencana pemerintah ingin membuat agar seluruh guru mendapatkan tunjangan profesional dengan cara membuat 5 hari belajar di sekolah atau biasa kita sebut dengan full day school. Pemerintah berharap, dengan full day school , guru tidak ada lagi yang jam mengajarnya kurang dari 24 jam dalam seminggu, tetapi mungkin pemahaman seluruh kita tidak sama sehingga ada sekolah yang melaksanakan dan ada yang tidak. Apabila full day school  itu dilaksanakan di sekolah, tidak ada lagi guru yang memiliki sertifikat pendidik tidak mendapatkan tunjangan profesional karena diyakini sudah genap mengajar 24 jam dalam seminggu.

Kemudian, “sertifikat pendidik memastikan bahwa guru yang bersangkutan profesional dalam melaksanakan tugasnya yang ditunjukkan dengan sertifikasi, didalam sertifikasi disebutkan bahwa Bapak/Ibu dianggap profesional berdasarkan pengamatan perguruan tinggi terhadap kemampuan Bapak/Ibu melaksanakan proses pembelajaran. Sesungguhnya ini adalah tanda secara ilmiah Bapak/ Ibu diakui sebagai guru profesional dimana murid merasakan kedamaian didalam hatinya dengan hadirnya guru di dalam kelas. Guru Profesional dikenal dengan mengubah pola pikir anak didik menjadi pola berpikir tingkat tinggi sehingga berpikir jauh ke depan, inilah yang mengakibatkan siswa- siswa kita nanti tidak mudah putus asa karena mereka bisa merancang bagaimana kehidupan kedepannya.” kata Abdul Kamil,”.

Abdul Kamil berharap, “Mudah-mudahan sertifikasi menjadi pemicu Bapak/Ibu untuk terus bersemangat mendidik putra-putra bangsa kita menjadi putra-putra pejuang bangsa yang nanti InsyaAllah akan memancarakan cahaya kecerdasannya dibumi pertiwi ini. Awal kita memperbaiki diri kita dan terus memajukan siswa kita menjadi siswa-siswa harapan bangsa dan negara.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *