Jangan Ragu untuk Memulai Menulis

Jambi – Tanoto Foundation memfasilitasi guru-guru dan kepala sekolah di Jambi mengikuti pelatihan dan pendampingan menulis praktik baik pendidikan dan kolom PINTAR selama dua hari, pada tanggal 22-23 Februari 2020, di salah satu hotel di Kota Jambi.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 orang peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dosen, jurnalis dan staf Tanoto Foundation yang ada di Provinsi Jambi. Pada hari pertama, diadakan perkenalan peserta dan presentasi tulisan peserta yang dipandu oleh Anwar Holil Communication Manager Tanoto Foundation.

Pada kesempatan tersebut, Anwar Holil mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada guru dan dosen agar lebih giat lagi menulis praktik baik pendidikan dan kolom PINTAR di Kompas.com.

“Semoga guru-guru senantiasa meningkatkan kompetensinya, terus berkarya, dan menularkan inspirasi praktik baik pendidikan yang sudah mereka terapkan. Termasuk menulis pengalaman praktik baik dan gagasannya di Kolom Program PINTAR Kompas.com yang bekerja sama dengan Tanoto Foundation,” harapnya.

Narasumber pada pelatihan ini, redaktur kompas.com Hari Laksono Wiwoho dan editor kanal edukasi, Yohanes Enggar Harususilo, sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berterimakasih kepada para perserta yang hadir dan berharap agar karya tulisan dari para peserta dapat terbit di media massa, agar menjadi inspirasi untuk guru yang lain.

Dalam pelatihan ini, para guru dan dosen akan dibimbing menulis, selain itu juga mereka mendapat materi dan praktik langsung mendokumentasikan praktik baik Program PINTAR, apa dan bagaimana menulis artikel praktik baik dan kolom pendidikan.

Para peserta juga akan langsung praktik menulis artikel praktik baik untuk Media Massa, kemudian mereview artikel praktik baik dan menyusun RTL penulisan artikel praktik baik yang akan didampingin oleh Jurnalis dalam kegiatan tersebut.

“Saya melihat pelatihan menulis ini bukan sekadar mengangkat kemampuan menulis saja. Lebih dari itu, ini menjadi kesempatan berbagi insipirasi dan juga membangun sinergi dengan banyak pihak; media nasional dan daerah, dinas dan pemerintah daerah, dan yang terpenting dengan guru dan dosen penggerak seluruh nusantara,” kata Enggar.

Selain itu Enggar juga mengharapkan peserta jangan ragu memulai menulis, “Jangan jadikan menulis sebagai beban, jangan ragu untuk memulai, tulis apa yang ada, dan menulislah dengan perasaan bahagia,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Nasyariah Siregar yang merupakan Dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengungkapkan, pelatihan ini sangat menginspirasi, terutama dalam hal membuat tulisan praktik baik maupun artikel untuk diterbitkan ke media massa.

“Saya sangat senang bisa berpartisipasi dan ikut dalam pelatihan ini, saya mendapatkan banyak ilmu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, karya tulisan peserta yang langsung dan sudah diterbitkan Kompas.com, usai pelatihan tersebut yakni Rudianto, Kepala Sekolah dari SMPN 4 Betara dengan tulisan Belajar Semangat Kolaborasi Pendidikan dari “Tower” Swadaya SMPN 4 Betara Jambi.

SMPN 12 Tanjung Jabung Timur Siap Unjuk Karya 20 Februari Mendatang

Tanjab Timur, – Warga SMPN 12 Tanjung Jabung Timur lakukan persiapan unjuk karya praktik baik Program PINTAR atau Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran yang akan dilaksanakan pada 20 Februari 2020 di gedung SMPN 12 Tanjung Jabung Timur,

Kegiatan ini rencananya dihadiri lebih dari 100 undangan terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, beberapa kepala sekolah SD/MI yang berada di lingkungan SMPN 12 Tanjung Jabung Timur serta pengurus komite dan seluruh wali murid dari kelas 7 sampai kelas 9.

Kepala SMPN 12 Tanjung Jabung Timur Anita Sriyuanti mengatakan, unjuk karya ini diadakan sebagai implementasi kurikulum dan Program PINTAR Tanoto Foundation yang meliputi pembelajaran aktif, budaya baca dan manajemen berbasis sekolah, dengan melibatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

“Tema kegiatan ini adalah dengan semangat kekeluargaan, SMPN 12 Tanjung Jabung Timur bermutu siap membentuk siswa yang berkarakter, berwawasan literasi, kreatif dan inovatif serta berjiwa wirausaha dengan melibatkan peran serta masyarakat,” ujarnya.

 

Adde Irma Yusri, guru IPA kelas 7 mengatakan dengan adanya kegiatan unjuk karya praktik baik ini, guru merasa bersemangat karena ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap guru. “Siswa kelas 7 IPA akan menampilkan percobaan destilasi, ekosistem buatan dan sel pada tumbuhan,” tukasnya.

Melalui pembelajaran aktif diharapkan siswa lebih mudah menerima materi pelajaran, karena mereka melalui proses mengamati dan berdiskusi dengan teman lainnya.

“Pembelajaran sangat menyenangkan dan mudah dimengerti, karena disini saya bisa belajar sekaligus mempraktekan apa yang sudah saya pelajari, bisa merasakan langsung, bukan hanya melihat gambar di buku,” ungkap Wistyo Sanggam Rifa’i salah seorang siswa kelas 9A.

Persiapan kegiatan unjuk karya praktik baik ini melibatkan wali murid dalam bentuk paguyuban kelas, orangtua siswapun bahu membahu bergotong royong membenahi kelas-kelas.

“Saya sangat antusias dalam kegiatan ini, saya melihat semua walimurid sangat bersemangat dalam bergotong royong, senang karena merasa dilibatkan dalam kegiatan sekolah,” jelas Lia Kurniawati, salah seorang walimurid kelas 8B.

LPMP Jambi Melaksanakan Senam Pagi Bersama Sebagai Rutinitas Aktifitas Fisik Setiap Jum’at Wujud Perilaku Hidup Sehat

LPMP Jambi mulai mengadakan kegiatan Senam Pagi Bersama Bekerjasama dengan BANK BSM Jambi. Senam pagi dilaksanakan di halaman Gedung LPMP Jambi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga kebugaran jasmani para pegawai LPMP Jambi. Gerakan-gerakan senam pagi bermanfaat untuk melatih otot-otot pada tubuh, melancarkan peredaran darah sehingga lebih sehat dan segar. Paparan sinar matahari pagi juga bagus bagi tubuh karena kandungan Vitamin D alaminya.

Hadir dalam kegiatan olahraga bersama, Kepala LPMP Jambi Dr. Abdul kamil Marisi, Beserta Pejabat LPMP Lainnya, serta para pegawai di lingkungan LPMP Jambi. Kegiatan olahraga senam pagi bersama yang dipandu oleh instruktur. Tampak semua mata mengarah kepada gerakan instruktur senam yang tampak begitu bersemangat memandu semua pejabat dan pegawai yang tak kalah antusias pula.

Jika tubuh sehat dan bugar secara fisik, maka kemampuan konsentrasi juga akan meningkat dan memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Senam juga dapat memperkuat tulang, membantu menormalkan aliran darah dan melatih urat syaraf yang kaku serta meningkatkan kesehatan jantung dan staminan tubuh.

Usai semua rangkaian acara olahraga, dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama oleh seluruh pejabat dan pegawai yang menambah suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan keakraban. Dengan harapan dapat meningkatkan kesegaran jasmani, rohani, dan produktivitas kerja pejabat dan pegawai di lingkungan LPMP Jambi.

Konsisten Menerapkan Pelatihan, Kunci Sukses Guru Mengajar

Batang Hari, – Modul satu pembelajaran SMP Program PINTAR yang dikembangkan oleh Tanoto Foundation mendorong guru untuk melakukan aktivitas dalam mewujudukan pembelajaran aktif di kelas. Guru juga diharapkan terus membangun pengetahuan mereka salah satunya melalui pelatihan.

Hal itu disampaikan oleh widyaiswara LPMP Provinsi Jambi, Yetti Fatri Dewi, M.Pd yang menghadiri langsung diseminasi pelatihan modul satu pembelajaran SMP di Batang Hari, Sabtu, (8/2/2020).

“Pelatihannya bagus, peserta lebih banyak diskusi, untuk dikembangkan kembali di kelas mereka,” ujar Yetti.

Yetti menambahkan, harapannya adalah guru yang dilatih ini untuk terus konsisten menerapkan hasil pelatihan, jangan sampai setelah pelatihan selesai, kemudian guru kembali ke pembelajaran semula.

“Guru harus mengubah pola pikir, itu yang paling penting, mengubah pola pikir mereka dari pembelajaran konvensional ke pembelajaran berbasis aktivitas siswa,” tambahnya.

Sementara itu, Khoiruddin, guru SMPN 22 Batang Hari, mengatakan pelatihan yang dikembangkan Tanoto Foundation sangat bagus untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai pendidik. Apalagi diperkenalkan pembelajaran Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi (MIKiR).

“Secara tidak langsung, kami selaku guru mendapatkan pengetahuan baru dengan mengembangkan pembelajaran “MIKiR” yang nantinya akan dikembangkan di sekolah,” katanya.

Selain Khoiruddin, Setia Manalu guru SMPN 13 Batang Hari mengaku senang dengan pendekatan yang dilakukan oleh Fasilitator Daerah, menurutnya materi yang disampaikan tidak menggurui melainkan peserta diajak berdiskusi dan menyampaikan pendapatnya di depan peserta lainnya.

“Banyak ya, yang menarik dari pelatihan ini ya ada kunjung karya, belajar MIKiR, bagaimana agar tempat duduk siswa nyaman, dan budaya baca,” ujarnya.

Manalu juga menyampaikan akan menerapkan hasil pelatihan di sekolahnya, “Ya, pastinya akan saya terapkan sambil meminta dukungan kepala sekolah,” pungkasnya.

Selama tiga hari sebanyak 52 guru SMP gelombang kedua mengikuti pelatihan diseminasi praktik baik pembelajaran yang dilaksanakan di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari.