Dinas Pendidikan Tanjab Timur Gandeng Rumah Belajar dan Tanoto Foundation Jambi Praktikkan Live Streaming Belajar Online

Tanjab Timur,- Sebanyak 35 siswa SMP di Tanjab Timur mengikuti belajar Bahasa Inggris online dari rumah sebagai dampak dari penyebaran pandemi virus corona atau COVID-19. Pembelajaran tersebut dilakukan jarak jauh oleh Dinas Pendidikan Tanjab Timur dengan menggandeng portal aplikasi Rumah Belajar Kemdikbud dan fasilitator daerah Tanoto Foundation.

Penerapan pembelajaran online atau dalam jaringan (daring) ini menuntut kesiapan bagi kedua belah pihak, baik itu dari Dinas Pendidikan, guru maupun dari peserta didik sendiri.

Di Kabupaten Tanjab Timur misalnya, pembelajaran sistem daring ini diseriusi oleh pemerintah daerah tersebut melalui Dinas Pendidikan dengan melibatkan Portal Rumah Belajar milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Tanoto Foundation.

Uji coba ini ditandai dengan launching online bertajuk Tanjabtim Belajar untuk semua yang langsung diikuti sebanyak 35 siswa SMP yang ada di Tanjab Timur.

”Menindak lanjuti edaran Bupati terkait pencegahan covid-19, siswa sekolah belajar dari rumah, oleh karena itu Dinas Pendidikan terus mendorong dan memantau proses belajar mengajar dari rumah dengan memaksimalkan media daring Rumah Belajar Kemendikbud. Saya minta juga kepada seluruh fasda Tanoto foundation untuk bersama membantu mensukseskan belajar dari rumah, belajar kapan saja, dimana saja dengan siapa saja,” ujar Junaedi Rahmad, Kadis Pendidikan Tanjab Timur, Selasa, (24/3/2020).

 

Dona Yulia Sari, selaku Duta Rumah Belajar Jambi mengatakan, program tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan materi secara langsung kepada siswa yang belajar di rumah.

”Rumah Belajar mendukung apa yang dilakukan Dinas Pendidikan Tanjab Timur dengan menyediakan pembelajaran berkualitas, walaupun siswa belajar di rumah, namun tetap bisa belajar,” ujar Dona.

Dirinya juga mengaku bersyukur dengan adanya fasilitator daerah Tanoto Foundation membuat banyak pilihan dalam menyediakan narasumber pembelajaran yang berkualitas.

”Kedepan, saya akan buat jadwal per mata pelajaran secara berkelanjutan selama siswa masih belajar dari rumah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *